
cakrawala7.com-Dampak dari peredaran rokok ilegal selain merugikan potensi penerimaan devisa negara juga akan secara berlahan lahan membunuh perusahaan rokok legal dimana perusahaan tersebut tentunya dapat menyerap tenaga kerja yang banyak.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Hendra Asmara Putra. Pihaknya mengungkapkan bahwa dampak peredaran rokok ilegal akan berlanjut hingga tingginya tingkat pengangguran.
“Selain merugikan potensi devisa negara, dampak peredaran rokok ilegal jika tidak terus ditekan akan dapat merugikan perusahaan rokok legal. Karena dari segi harga sangat jauh lebih murah daripada rokok legal,” ungkapnya.
“Ketika terjadi persaingan harga tentunya perusahaan rokok legal akan mengalami kebangkrutan, akibatnya perusahaan tersebut akan mengurangi bahkan memberhentikan tenaga kerja dalam jumlah besar. Dari situ pengangguran akan semakin meningkat,” imbuhnya.

Disamping dari sisi harga terpaut jauh, kemasan rokok ilegal juga sangat menarik dan hampir bisa dikatakan sempurna seperti aslinya. “Kemasannya sangat halus, namun tidak ada pita cukainya. Konon rasanya juga hampir sama dengan aslinya. Sehingga masyarakat akan tertarik karena lebih murah harganya. Maka dari itu kita selaku penegak perda bersama tim gabungan tidak pernah berhenti untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya peredaran rokok ilegal,” pungkasnya. (ain)























Komentar