oleh

Rumuskan Arah Pembangunan Daerah 2027, Pemkab Ponorogo Gelar Forum Konsultasi Publik

 

Rumuskan arah pembangunan 2027, Pemkab Ponorogo gelar forum konsultasi publik, membahas program pembangunan prioritas daerah.

cakrawala7.com – Pemerintah Kabupaten Ponorogo gelar konsultasi publik untuk merumuskan arah Pembangunan Ponorogo 2027, melibatkan berbagai elemen masyarakat demi sinergi daerah.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo memulai langkah strategis dalam merancang masa depan daerah. Mereka menggelar konsultasi publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2027. Forum ini bertujuan mematangkan arah Pembangunan Ponorogo 2027.

Acara penting ini berlangsung di Aula Lantai II Baperinda Ponorogo, Jawa Timur, pada hari Kamis. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turut hadir dan memimpin jalannya diskusi. Konsultasi publik ini menjadi wadah partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Lisdyarita menekankan bahwa forum ini adalah tahapan krusial sebelum RKPD ditetapkan secara resmi. Ini merupakan ruang vital untuk menampung berbagai usulan, masukan, kritik, serta aspirasi. Semua pihak diundang untuk berkontribusi demi kemajuan daerah.

Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan pentingnya konsultasi publik ini sebagai tahapan awal. “Ini masih rancangan awal RKPD, sehingga kami mengajak seluruh pihak untuk memberikan usulan, masukan, kritik, saran, maupun permintaan agar semuanya bisa ditampung,” kata Lisdyarita. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan.

Forum tersebut dihadiri oleh beragam perwakilan, mulai dari masyarakat umum hingga mahasiswa. Tokoh agama, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi keagamaan juga turut berpartisipasi. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ponorogo hadir melengkapi diskusi.

Penandatanganan usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H., Kabid Bappeda Pemprov Jatim Sri Mutiatun Sintawati, Plh Sekda Ponorogo Agus Sugiarto dan Plt Bapperida Luhur Apidianto.

Lisdyarita menegaskan bahwa arah Pembangunan Ponorogo 2027 tidak dapat hanya mengandalkan gagasan pemerintah daerah. Sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Hal ini akan memastikan rencana pembangunan menjadi lebih komprehensif.

“Kami mempersatukan ide dari siapa pun, kemudian dibahas bersama dengan tujuan memajukan Ponorogo,” ujarnya. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menghasilkan rencana yang kuat. Ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Hampir seluruh sektor pembangunan menjadi fokus utama pembahasan dalam konsultasi publik. Ini mencakup infrastruktur, seni dan budaya, serta pengembangan ekonomi daerah. Isu kesetaraan gender juga tidak luput dari perhatian dalam Pembangunan Ponorogo 2027.

Menurut Lisdyarita, beberapa masukan penting memerlukan tindak lanjut segera. Terutama terkait pembangunan infrastruktur yang menjadi perhatian utama. Tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran menjadi kendala.

Keterbatasan anggaran daerah menuntut kreativitas dalam merumuskan program. “Kami meminta ide dan gagasan dari masyarakat agar di tengah keterbatasan anggaran, program-program prioritas tetap bisa berjalan dan tepat sasaran,” katanya. Inovasi sangat dibutuhkan untuk mengatasi keterbatasan ini.

Tujuan utamanya adalah memastikan program prioritas tetap berjalan efektif. Dengan demikian, Pembangunan Ponorogo 2027 dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Partisipasi publik menjadi kunci untuk menemukan solusi terbaik.(*)

Komentar

Leave a Reply

News Feed