
cakrawala7.com – Sebagai wadah kegiatan pramuka di bidang kesehatan, “Saka Bhakti Husada (SBH)” Ponorogo semakin serius meningkatkan kualitasnya.
Terbaru, sebanyak 74 anggota SBH yang terdiri dari kepala puskesmas dan tenaga kesehatan se-Ponorogo, mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) yang digelar Dinas Kesehatan dan Kwarcab Ponorogo.
Pembinaan KMD SBH dibagi menjadi dua rangkaian kegiatan. Pertama, pemberian materi yang dilaksanakan di Aula Trunojoyo Gedung Terpadu Ponorogo pada 12-14 September. Serta, pelatihan kepramukaan yang digelar di Bumi Perkemahan Jolo Tundo Kab. Nganjuk, pada 22-24 September 2025.
Meski baru dibentuk satu tahun yang lalu, Dyah Ayu Ketua SBH Ponorogo mengatakan, pangkalan SBH yang tersebar di 21 kecamatan telah aktif berkegiatan dan menjadi agen kesehatan.
Dengan digelarnya KMD ini, diharapkan semakin mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka.
“SBH berfungsi sebagai wadah pendidikan dan pembinaan, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan di bidang kesehatan. Dengan KMD ini diharapkan kader SBH dapat mendapat pembinaan dengan materi kesehatan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Kang Bupati Sugiri yang hadir dalam pembukaan KMD itu menyampaikan apresiasi atas semangat peserta.
Ia menilai, dengan semakin banyak satuan karya yang masuk pramuka, maka semakin banyak pula kader yang terlatih untuk mewujudkan generasi berkualitas.
“Jika semua dapat pendidikan kepanduan, maka saya yakin bangsa ini generasinya semakin bagus. Karena mereka terkoordinir, terlatih, berkarakter, dan ada rasa yang dahysat ketika ikut pramuka,” terangnya.
Oleh karena itu, tak hanya Dinas Kesehatan, ia mendorong, organisasi maupun perangkat daerah di Ponorogo semakin banyak yang masuk menjadi bagian satuan karya Pramuka.
“Di Ponorogo ada Saka Wanabakti yang peduli bagaimana agar hutan lestari, ada Saka Bhayangkara bagaimana ketertiban, keamanan itu penting. Kemenag juga sebentar lagi ada KMD guru guru. Lalu Dinas LH dan KB akan segera bergerak,” tambahnya.

























Komentar