
cakrawala7.com – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 89 Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ngrayun menyelenggarakan Seminar UMKM Go Export dengan tema ”Rahasia UMKM Lokal Tembus Pasar Amerika dan Eropa” pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 09.00 WIB.
Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Ngrayun, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo ini diikuti oleh kurang lebih 80 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, perangkat desa, mahasiswa, serta masyarakat Desa Ngrayun yang memiliki minat dalam pengembangan usaha.
Seminar ini diselenggarakan sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan motivasi pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memahami strategi pemasaran yang tepat agar produk lokal memiliki daya saing di pasar global.
Desa Ngrayun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan bernilai ekonomi tinggi, di antaranya komoditas kunyit, porang, gadung, dan singkong. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpeluang memasuki pasar ekspor apabila didukung dengan inovasi, peningkatan kualitas, serta strategi pemasaran yang tepat. Oleh karena itu, seminar ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat agar potensi lokal yang dimiliki tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.
Kegiatan menghadirkan Rista Eko Muji Lestari Ningsih, M.Pd.I, selaku Manager CV GIWIN BERKAH, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi dan pengalaman dalam mengembangkan produk UMKM hingga berhasil dipasarkan ke berbagai negara, khususnya Amerika dan Eropa. Materi yang disampaikan meliputi potensi pasar amerika dan eropa, produk unggulan UMKM ekspor, hingga tantangan utama ekspor.
Selama seminar berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses ekspor. Narasumber memberikan penjelasan dan solusi berdasarkan pengalaman praktis sehingga peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai peluang ekspor bagi UMKM Indonesia.

Di bawah bimbingan Nanang Trihandoko, M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan, KPM Kelompok 89 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui seminar ini diharapkan para pelaku UMKM Desa Ngrayun semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan peluang ekspor sehingga mampu bersaing di pasar Amerika dan Eropa. Program ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (*)
























Komentar