oleh

Kelurahan Tonatan di Persiapkan Menjadi Kampung Tangguh Penanggulangan Covid-19

Cakrawala7.com – Kapolres Ponorogo AKBP. Aruef Fitrianto didampingi Kabag Sumda Kompol Bahrun Nasikin dan Kapolsek Ponorogo AKP. Haryo Kusbintoro tadi siang mengunjungi kelurahan Tonatan usai melakukan meninjau operasi balon udara. Senin (25/5/2020).

Rombongan Kapolres meninjau kampung tangguh bencana covid-19

Terkait peninjauan Kapolres beserta rombongan ke kantor kelurahan Tonatan Kecanatan Ponorogo tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ponorogo AKP. Haryo Kusbiantoro. Menurut Bibin sapaan akrab Kapolsek bahwa kunjungan pimpinannya siang tadi dalam rangka persiapan kampung Tangguh dalam penanganan dan pencegahan covid-19 di Ponorogo.

“Memang benar Kapolres melakukan kunjungan ke tempat isolasi untuk persiapan akan ada peninjauan dari Polda Jatim dan Kelurahan Tonatan layak untuk dijadikan Kampung Tangguh, melihat dari fasilitas yang di miliki Kelurahan Tonatan,” ujar Bibin saat mendampingi Kapolres AKBP Arief.

Lebih lanjut Bibin memaparkan kriteria dan syarat untuk menjadi Kampung Tangguh adalah,
” Kampung Tangguh Covid-19, yang jelas harus ada tempat isolasi, ada petugas gabungan yang jaga,
memiliki persedian APD, ada tempat dapur dan makanan buat pasien isolasi, tempat pemakaman untuk yang meninggal mendadak (MD) karena covid-19, ada persediaan bahan makanan yang belum dimasak untuk pasien dan yang membutuhkan, ada obat obatan, dan Kelurahan di ini sudah memenuhi kreteria tersebut,” rinci Bibin.

” Jadi menurut Bapak Kapolres, sudah lengkap tinggal banner kampung tangguh dan persemiannya,” pungkas AKP. Haryo Kusbiantoro.

Sementara itu Lurah Tonatan, Hj.Sutiyah menjelaskan masih akan melakukan persiapan dan koordinasi dengan semua elemen masyarakat di Tonatan untuk persiapan Kampung Tangguh

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto berada di kelurahan Tonatan

“Saya ucapan terima kasih atas kunjungan Kapokres dan rombongan, semoga bisa memotivasi kami dan yang terpenting bagaimana di kelurahan Tonatan ini tetap tersedia lumbung pangan berupa sembako, yang berasal dari masyarakat yang mampu atau pengusaha atau siapun yang memang punya kepedulian untuk berbagi, maka tugas saya bagaimana kita bisa dan terus memotivasi untuk saling berbagi, “terang orang nomer 1 di Tonatan ini.

Kendati untuk penanganan dampak covid 19 ini, sudah banyak bantuan yang sudah di gelontorkan baik dari pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten, namun masih ada masyarakat yang belum bisa di cover oleh bantuan, makanya dengan kampung tangguh ini, semoga kita bisa mencovernya, dengan kemampuan kita,” pungkas Hj Sutiyah. ( KM )

Komentar

Leave a Reply

News Feed