
Cakrawala7.com- Dari mulai tahap perencanaan hingga penganggaran, semua program pembangunan pada pemerintah kabupaten telah dikawal agar rencana program pembangunan berjalan transparan, akuntabel sampai tepat sasaran.
Hasil laporan pengawalan tersebut diserahkan dalam bentuk policy brief oleh Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kantor Wilayah Perwakilan Jawa Timur, Hasoloan Manalu, kepada Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Rabu 6 Oktober 2026 di rumah dinas Bupati, Pringgitan.
Bendel evaluasi, analisa serta rekomendasinya, BPKP Perwakilan Jatim memetakan intervensi pembangunan pada lima sektor prioritas, yakni : Pendidikan, Kesehatan, Penurunan prevalensi stunting, Pengentasan kemiskinan serta Ketahanan pangan.
“Lima sektor prioritas pembangunan tersebut, perencanaan hingga penganggaran kami nilai sudah mencukupi,” kata Hasoloan.
Meski demikian, BPKP tetap memberikan sejumlah rekomendasi agar perencanaan dan penganggaran lebih adaptif, efektif, dan berorientasi pada hasil (outcome) pembangunan.
Salah satunya, memastikan keselarasan antara sasaran RPJMD, isu strategis, indikator outcome, program, kegiatan, subkegiatan, dan alokasi anggaran sebelum RKPD, KUA-PPAS, dan APBD ditetapkan.

Tak hanya itu, BPKP juga merekomendasikan penetapan critical success factors sebagai dasar menentukan prioritas belanja dan indikator kinerja perangkat daerah.
“Itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan prioritas belanja dan indikator kinerja perangkat daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Lisdyarita menanggapi evaluasi dan rekomendasi dari BPKP Jatim, meminta seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti.
Pihaknya meminta kepada OPD untuk merumuskan sasaran, target dan indikator yang SMART. Program yang belum selaras dengan target daerah juga harus segera diperbaiki agar anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Penerapan management resiko pada seluruh proses mulai dari perencanaan hingga pelaporan dan hasil evaluasi dan rekomendasi ini harus kita tindak lanjuti secara serius, terukur dan dipastikan tepat waktu,” pungkasnya. (lis)






















Komentar