oleh

Pasca OTT KPK, Pendaftaran Calon Sekda Ponorogo Sepi Peminat

Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo, Jalan Aloon Aloon Utara.

cakrawala7.com -Pendaftaran seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo (Sekda) terakhir ditutup pada tanggal, 27 Februari yang lalu. Namun dari sembilan kandidat pejabat Eselon II yang memenuhi persyaratan pendaftaran hanya lima orang yang akhirnya mengikuti seleksi terbuka. Selasa, 3 Maret 2026.

Pendaftaran tersebut dibuka Pemkab Ponorogo pasca KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan pada tanggal 7 November 2025.

Sepinya pendaftaran seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah memantik reaksi Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, SH.

“Hanya ada lima peserta pejabat Eselon II yang mengikuti seleksi terbuka dari sembilan kandidat yang memenuhi persyaratan,” ungkap Lisdyarita.

Kelima calon peserta seleksi terbuka tersebut yang telah resmi mendaftar diantaranya : Agus Sugiarto Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPPKAD) sekaligus plh Sekda Pemkab Ponorogo, Imam Bashori Kepala Inspektorat, Henry Indra Wardhana Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Masun Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dewi Wuri Handayani Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Ponorogo. Mereka akan mengikuti tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Plt Bupati Lisdyarita mengatakan seleksi calon Sekda tersebut dinilai belum optimal, dirinya mengatakan posisi jabatan Sekda merupakan puncak karir tertinggi di Pemerintah Daerah, semestinya hal tersebut banyak menarik calon kandidat yang sudah memenuhi kriteria.

“Saya prihatin seleksi Sekda Kabupaten Ponorogo sepi peminat, hal ini terjadi dan tidak lepas dari peristiwa pasca KPK melakukan OTT beberapa bulan yang lalu,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya masa pendaftaran, maka tahapan berikutnya memasuki seleksi administrasi dan uji kompetensi.

Seleksi pemilihan calon Sekda kali ini diharapkan transparan, akuntabel sesuai kapasitas sehingga akan menghasilkan figur birokrat yang profesional dan berintegritas untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. (ain)

Komentar

Leave a Reply

News Feed