
cakrawala7.com – alan Urip Sumoharjo berubah menjadi panggung persatuan dan kebhinekaan dalam perayaan Hari Lahirnya Pancasila yang digelar Pemkab Ponorogo, pada Sabtu (31/5/2025).
Bertajuk “Pancasila Night”, acara ini menampilkan representasi lima sila Pancasila dalam lima zona tematik.
Setiap zona menyampaikan pesan-pesan nilai luhur Pancasila yang dikemas secara kreatif di sepanjang ruas jalan utama tersebut.
Kang Bupati Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa Pancasila Night merupakan upaya memperkuat tambatan “jangkar” Indonesia yang bernama Pancasila.
Harapannya, nilai-nilai Pancasila semakin membumi dan menjadi napas kehidupan yang dirasakan dalam setiap detak kebersamaan. Perbedaan tidak menjadi penghalang untuk bersatu, justru menjadi kekuatan untuk membangun.
“Prinsipnya perbedaan yang ada di Ponorogo adalah kekuatan kita. Jangkarnya adalah Pancasila, jangkarnya adalah kasih sayang, jangkarnya adalah kedermawanan, jangkarnya adalah sama-sama handarbeni dan itu semua dibingkai dengan Pancasila,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, zona 1 yang berada di sisi paling timur mengangkat tema Ketuhanan Yang Maha Esa, menghadirkan simbol-simbol keberagaman agama dan budaya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual yang hidup harmonis di tengah masyarakat Ponorogo.
Di Zona 2, semangat Kemanusiaan yang Adil dan Beradab diterjemahkan melalui pameran UMKM lokal yang memamerkan kekayaan kreativitas warga.
Mulai dari makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga fashion show produk lokal kekinian. Tenant disabilitas juga turut meramaikan, menegaskan bahwa inklusi adalah bagian dari kemanusiaan.
Zona 3 menjadi pusat kemeriahan bertema Persatuan Indonesia. Penampilan atraktif seperti teatrikal Pancasila, Reog Obyog, Barongsai, Fashion Show Batik, hingga penayangan film dokumenter kebangsaan diharapkan memperkuat semangat cinta tanah air di tengah keberagaman.
Di Zona 4, nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dihidupkan melalui kegiatan kreatif seperti membatik dan melukis bersama komunitas seni.
Talkshow inspiratif bersama tokoh muda, aktivis, dan influencer membahas demokrasi, kepemimpinan, dan nilai-nilai Pancasila dengan gaya yang segar dan membumi.
Sementara itu, Zona 5 menjadi ruang pengamalan nyata dari sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Kirab hasil bumi dari 21 kecamatan ditutup dengan pembagian hasil panen kepada masyarakat, simbol syukur dan solidaritas. Kemudian ada penyaluran bantuan sembako dan donor darah. (lis)























Komentar