oleh

Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Glontor Dana Perbaikan Jalan Rp 10 Miliar, Lisdyarita : Pengerjaan Harus Cermat

c

Kantor Bupati Ponorogo Jalan Aloon Aloon Utara .

akrawala7.com – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menambah anggaran Rp10 miliar untuk perbaikan jalan. Hal ini tidak serta merta membuat seluruh pekerjaan bisa selesai. Sisa waktu tahun anggaran 2026 yang semakin pendek, membuat pengerjaan harus dihitung lebih cermat. Selasa, 06 Oktober 2026.

Pemkab Ponorogo bahkan memilih tidak memaksakan proyek, jika waktu pelaksanaannya dinilai tidak cukup. Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan karena dapat mempengaruhi kecepatan pekerjaan di lapangan.

Tambahan perbaikan untuk sejumlah ruas jalan di Ponorogo tersebut diperoleh dari Perubahan APBD tahun anggaran 2026.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, anggaran tambahan tersebut digunakan untuk melanjutkan pekerjaan maupun memperhalus kondisi sejumlah ruas jalan. Pelaksanaan proyek tetap harus menyesuaikan sisa waktu dalam tahun anggaran 2026.

Karena itu, pengerjaan hanya diarahkan pada pekerjaan yang secara teknis masih memungkinkan diselesaikan tepat waktu.

“Pengerjaannya memang harus lebih cepat, makanya benar-benar kami sesuaikan jadwalnya,” kata Lisdyarita.

Jalan Gajah Mada Ponorogo yang telah selesai  pengerjaannya.

Sepanjang tahun 2026, Pemkab Ponorogo mencatat pekerjaan jalan tersebar di 82 titik dengan total anggaran Rp105 miliar. Tambahan Rp10 miliar melalui P-APBD kemudian diarahkan untuk sejumlah ruas prioritas. Di antaranya Jalan Ahmad Yani, kawasan Batoro Katong, hingga ruas jalan di wilayah perbatasan seperti Ngrayun.

Menurut Lisdyarita, kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan pekerjaan di lapangan. Waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan kembali kemampuan pengerjaan.

Pemkab Ponorogo tidak ingin memaksakan proyek, apabila waktu yang tersedia tidak cukup untuk menyelesaikannya. “Kalau memang tidak bisa, saya tidak mau melanjutkan. Takutnya tidak mencapai waktunya,” ungkap Lisdyarita.

Sebelumnya, pengerjaan proyek berdekatan dengan batas akhir tahun anggaran tersebut, menjadi bahan evaluasi Pemkab Ponorogo. Persiapan pekerjaan fisik pada tahun 2027, diharapkan bisa dilakukan lebih awal. Dengan begitu, pelaksanaan proyek tidak kembali terkonsentrasi menjelang tutup tahun. (ain)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *