oleh

Sepasang Suami Istri Difabel Buka Kursus Gratis yang Luput dari Perhatian Pemerintah Daerah

Sepasang Suami Istri Difabel Buka Kursus gratis

Cakrawala7.com-Sepasang suami istri penyandang disabilitas, mengabdikan umurnya bagi sesama kaum difabel untuk membuka kursus menjahit gratis.

Adalah Wagiran pria berusia 54 tahun yang menempati rumah orang tuanya di dusun RT 03 RW 01 Dukuh Wening, Desa Prajekan, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo, mengalami cacat fisik sejak lahir, dan menikah dengan Muafah sesama penyadang cacat tubuh difabel kelahiran kota Gresik.

Pria yang hanya bisa mengeyam pendidikan di tingkat SD ini kemudian pada tahun 1987 di sekolahkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo di Balai ketrampilan khusus penyandang cacat fisik di fabel, di kota Surabaya, Selama 3 tahun, Wagiran dilatih ketarampilan di bidang konveksi jahit menjahit.

” Cacat tubuhku, tetap utuh karyaku, tubuhku tidak sempurna, namun tidak dengan semangat dan harapanku, terang Wagiran.

Dalam keterbatasan fisiknya sepasang suami istri penyandang cacat tubuh disabilitas ini masih mampu berfkir, bagaimana meraka bisa bermanfaat bagi teman teman sesama penyandang difabel.

” Orang cacat seperti kami ini kalau tidak mempunyai ketrampilan, akan merepotkan lingkungan, maka dari itu berbekal ketrampilan yang kami miliki, akan kami gunakan untuk membuka kursus menjahit bagi adek adek kami sesama penyandang difabel, gratis ,” imbuhnya.

Dalam keseharian sepasang suami istri ini menjalani hidupnya dengan membuka usaha jahitan, biasanya mereka menerima pesanan dari sekolah  yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Namun sayang nya hingga saat ini, meraka tidak pernah mendapat perhatian dari Dinas Sosial maupun Indakop.

“Terakhir saya mendapatkan fasilitas dari pemerintah untuk di kursuskan itu ya tahun 1987, setelah itu kami berupaya sendiri, bagiamana bisa bertahan hidup dan membuka usaha ini,” tutur pria yang di karuniai 1 orang anak ini (din)

Komentar

Leave a Reply

News Feed